February 7th, 2010
Apakah kamu termasuk orang punya hobi berjam-jam di depan internet sambil facebook-an? Atau malah sudah kecanduan situs jejaring sosial facebook? Mungkin hampir tiap jam anda akan meng-update status? Atau bermain farmville dan poker serta berburu chipnya hingga berjam-jam? Jika iya, maka tengoklah dan ikuti survey di web ini untuk mengetahui seberapa persen tingkat kecanduan atau seberapa jauh anda tergila-gila dengan situs tersebut. Hasil akhirnya adalah berupa presentase angka. Ada kurang lebih 15 pertanyaan yang berbentuk pilihan ganda. Beberapa pertanyaan antara lain menanyakan berapa jangka waktu untuk meng-update status dan berapa jumlah teman anda. Saya sudah mencoba, dan hasilnya addicted 39 %
.
Penasaran?
Categories: Opini
Tags: facebook, jejaring, kencanduan, sosial, tes
February 2nd, 2010
Hari telah sore. Layaknya anak-anak kecil lainnya, saya suka bersepeda. Atau bermain menggunakan sepeda. Lalu saya berinisiatif bersepeda dengan adik saya yang selisih umurnya hanya 3 tahun. Adik saya laki-laki. Waktu itu saya duduk di bangku sekolah dasar kelas kelas 3. boncengan atau bersepeda berdua. Saya di depan, adik saya duduk di palang tengah sepeda. Sepeda yang saya pakai bukan sepeda untuk orang dewasa. Tapi sepeda anak-anak.
Penasaran?
Categories: cerita
Tags: anak, kecil, layang-layang, sawah, sepeda
January 31st, 2010
Rubik, mainan berbentuk kubus yang terusun atas kubus-kubus kecil enam warna. Saya termasuk yang suka bermain dan terobsesi untuk mahir. Walaupun sampai sekarang belum hafal semua metode (karena terlalu malas menghafal) dan teknik fingertrick masih abal-abal. Tapi tak apalah, ijinkan saya berbagi metode menyelesaikan rubik 3×3 dengan metode layer by layer. Permainan yang ditemukan oleh profesor erno rubik (seorang ahli arsitek asal Eropa) sebetulnya bisa diselesaikan dengan banyak cara, metode atau algoritma. Tapi saat ini, saya mencoba berbagi teknik dasar dan katanya paling sederhana.
Penasaran?
Categories: rubik
Tags: 3 x 3, kubus, layer, rubik, tutorial
January 28th, 2010
Di tengah berbagai kasus dan polemik yang tengah melanda, pemimpin tertinggi eksekutif negri ini mencoba menghibur kita rupanya. Setidaknya itu mungkin salah satu pendapat saya. Boleh kan! Ya, menghibur. Dengan mengeluarkan album ketiga (wow, sudah ketiga loch) yang bertajuk ”ku yakin sampai di sana”. Kalau boleh saya tafsirkan, judulnya seolah dapat diartikan bahwa takkan ada pemakzulan atau impeachment bagi beliau. Bisa melenggang memangku jabatan hingga sampai ”sana”, atau akhir jabatan. Tapi itu pendapat saya loch. Monggo, bagi yang berbeda pendapat juga boleh. Toh di jaman bebas berekspresi ini, tiap orang boleh berpendapat apa saja dan berekspresi bagaimanapun caranya. Asal jangan kelewatan melanggar etika.
Penasaran?
Categories: Opini, cerita
Tags: entertaintment, jejak, kesembilanbelas, politik, presiden