Jejak kedua : Basket
August 7th, 2009
Olahraga permainan memang seperti kehidupan nyata. Harus diakhiri dengan hasil memang atau kalah. Harus tetap semangat baik stamina maupun mental. Sama dengan kehidupan, kadang merasa senang mendapatkan sesuatu. Atau sedih karena kehilangan sesuatu dan berpisah. “mungkin dengan perpisahan, kita kan mengerti arti pertemuan….”, kutipan lagu jikustik. Judulnya apa ya? Saya lupa, hehehe. Olahraga basket cukup saya gemari. Walupun bukan berniat menjadi pemain profesional, tetapi akhir-akhir ini mulai sering melalukan aktivitas basket lagi. Ya lumayan untuk kesehatan dan menguruskan badan yang mulai terasa ’penuh membawa sampah’
Final basket IBL kemarin cukup mengecawakan sebenarnya. Tim yang dijagokan Garuda harus dipatakhan di play-off. Lalu, berpindahlah ke lain hati dengan mendukung Aspac. Ah, ternyata pertandingan final kurang mengesankan bagi saya. Pertandingan best of five di game pertama memang cukup menarik. Tapi selanjutnya, Aspac sepertinya kehilangan semangat dan pola permainan cantiknya. Tapi it’s oke lah, over all semoga kompetisi basket di tanah air semakain mendapat dukungan. Mungkin banyak masalah internal ya.

Tripe S. Itu adalah lapangan basket indoor di jogja. Lokasinya di dekat pabrik bakpia pathuk 75. Belakang atau sebelah barat Malioboro. Lapangan tersebut cukup nyaman sebenarnya. Sewanya juga murah meriah per jam 40 ribu. Pertama kali mencoba bermain di sana minggu lalu, sebenarnya agak kurang puas. Mungkin karena waktunya yang kurang pas. Pas terik panas matahari di siang hari. Lagipula, banyak teman-teman yang datang terlambat dan belum pemanasan termasuk saya, hehehe.
See you on next jejak…
Categories: cerita





bsket emang gag ada mati nya..
thnx ya kak ats inform nya..
knjungi jga blog ku..
basketballall-star.blogspot.com
[Reply]
nurrahman18 Reply:
February 11th, 2010 at 5:51 am
@laa, yoi
[Reply]