Berita Terkini : Menteri

October 22nd, 2009

mentriSaya mungkin bisa dibilang adalah mahasiswa yang awam tentang politik. Tapi tadi malam sempat terpikirkan sebuah pertanyaan. Apakah ada aturan resmi dan hitung-hitungannya antara perolehan kursi di DPR dan jumlah tim sukses presiden dengan jumlah orang yang harus jadi menteri??? (menteri atau mentri ya yang benar?). Tapi bagi saya kalau ada yang bilang susunan menteri itu juga karena untuk balas budi politik, ah tak masuk akal untuk kemajuan bangsa. Ada juga hal yang bikin saya tidak ketemu nalar. Jabatan menteri seperti kurang berkesan mengenai latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, karena seolah enak sekali memindah posisi dan mem-plotkannya kembali. Iya sih, bapak-bapak pemimpin itu pasti melakukannya tidak tanpa pertimbangan. Toh nanti yang akan dijadikan jurus pamungkas untuk berkilah lagi-lagi politik. (doh) jurus dan budaya lama yang tidak kunjung berubah. Membuat enggan masyarakat awam seperti saya karena proses politik justru posisinya jadi sangat rendah.

Tadi seusai subuh, saya liat beberapa tayangan unik di tv yang masih berkaitan dengan menteri. Saya sebut unik karena ada yang seolah bertolak belakang, seusai menyimak berita pengumuman posisi menteri di negri ini. Ada menteri yang sujud syukur. Wah kalau yang seperti itu sebenarnya tingkat pemahaman saya belum sampai paham. Maksudnya, karena saya lebih melihat hal seperti itu laksana ”memanggul beban berton-ton di atas pundak”. Amanat yang besar. Tapi entahlah, suka-suka mereka yang bersujud syukur di atas karpet rumah sendiri :D . Nah, sedangkan yang berkebalikan adalah seorang menteri  yang mengucap ”innalillah”. Ketika ditanya wartawan di kediaman menteri tersebut, suasana euforia memang tak nampak seperti layaknya usai pesta bola. Dan ucapan ”innalilah” itu kata beliau bapak menteri yang terpilih dikatakan bahwa itu bukan ungkapan kecewa atau takut. Itu adalah lambang syukur juga. Dan ucapan yang diutarakan oleh para khalifah jaman dahulu. Hemm, kejadian-kejadian unik seperti ini pasti beberapa hari akan nampak terus di tayangan tv. Kita tunggu saja ^_^.

Oh iya, satu lagi cerita yang ingin saya bagi. Yakni mengenai nama menteri kesehatan yang kata berita di tv ditengarai sebagai calon yang kontroversi. Lho kenapa? Karena ibu menteri yang terpilih tersebut dinilai dekat dengan lab Namru. Pemberitaan kontroversi tidak berhenti di situ. Ketika diwawancarai, ibu menkes lama (Ibu yang satu ini menurut penilaian saya orangnya lucu saat bicara, hehe. Tapi kelihatan cukup smart) mengutarakan statement bahwa ibu menkes terpilih pernah dipindahtugaskan karena beliau sempat melanggar peraturan. Yakni membawa virus H5N1 ke luar negri untuk diteliti. Tetapi ketika dikonfirmasi ke ibu menkes baru, beliau hanya menjawab kalau beliau tidak tahu permasalahan apa yang menyebabkan pemindahtugasan itu. Ups, di awal terpilihnya menteri kok malah saya sudah mengindikasikan kejadian lucu. Hehe. Tapi entahlah, toh itu juga hasil ”pemberitaan media” dengan berbagai ”potongan kutipan” yang bisa jadi sengaja dilakukan agar laku ”dijual”. Oke, over all, semoga semua bisa menjalankan tugas dengan baik. Mensyukuri semua yang sudah dicapai negri ini adalah wajib. Tetapi tidak patut terlena dengan kemajuan semua yang sudah dicapai itu. Karena menurut saya keadaan negri ini sama saja dengan sebelum era yang banyak orang menyebutnya dengan ”reformasi”. Ganbatte!

Berikut daftar nama menteri itu dari berbagai sumber di media

Menteri-Menteri Koordinator:
1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
Menteri-Menteri Departemen:
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
Menteri-Menteri Negara:

25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menneg Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
29. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallaranggeng

Baca Juga Ya :) :

Categories: Opini

Tags: , , , , Leave a comment

Comments Feed1 Comment

  1. nurrahman

    itu logo i love RI nya dibikin kaos bagus :D

    [Reply]

Leave a comment

Anti-Spam Quiz:

Feed

http://arifnurrahman.com / Berita Terkini : Menteri