Jejak Kelimabelas : Siung

November 1st, 2009

siung

Tak ada sinyal hape di pantai suing (doh). Saya hanya bilang ”kita serasa lost contact”. Weekend kemarin memang berkunjung ke pantai suing. Salah satu pantai yang cukup tersohor di jogja. Kali ini atas ajakan thovan dan tombol. Seperti biasa, bermain rubik apalagi ada rubik miror yang baru pertama kali berhasil terselesaikan; adalah sebuah ritual jika bepergian kemanapun. Karena misi utama berkinjung ke pantai suing adalah untuk penelitian; membagikan kuisioner, maka sesampai tiba di gunungkidul mampirlah kami di kantor bupati.

Sebenarnya banyak sekali pantai di jogja. Seperti kukup, baron, krakal, sundak, wedi ombo dan yang lainnya. Tidak bisa menyebutkan semua karena belum semua terjelajahi, hehe. Yang jelas, semua pantai itu cukup indah pemandangannya. Dan tentu saja ada biaya retribusi masuk. Ke suing, masuk satu rombongan mobil memakan biaya sepuluh ribu. Ya biaya yang cukup standar untuk ukuran wisata lokal. Sesampai di lokasi, yang dicari pertama kali adalah the hangat dan makan mie goreng. Ya benar, karena medan perjalanan yang naik turun cukup membuat pusing (doh). Jika ke pantai, mencari hewan-hewan laut adalah ritual yang tak terlupakan, apalagi berfoto ria, he he.

Ya semoga menjadi penambah untuk menyegarkan pikiran saya. Sehingga semua aktivitas berjalan lancar. Apalagi hari minggu pagi saya mendapat tugas untuk ke pantai lagi, jatimalang :D .

Baca Juga Ya :) :

Categories: cerita

Tags: , , , , Leave a comment

Comments Feed3 Comments

  1. azwan

    weh, ternyata ada korban keindahan panati suing, memang bagus pemandangan tu pantai..siiip..silahkan lanjutkan petualangannya..

    [Reply]

  2. Bottomless

    Hi there,
    arifnurrahman.com – da best. Keep it going!
    Bottomless

    [Reply]

  3. Truden

    Hi, I have already seen it somethere…
    Truden

    [Reply]

Leave a comment

Anti-Spam Quiz:

Feed

http://arifnurrahman.com / Jejak Kelimabelas : Siung