67 Comments

Page 1 of 2 Next →
  1. Ikut kompetisi apa? Hebat euy bisa ikutan kompetisi kek gini, semoga menang ya

    [Reply]

    arif Reply:

    @yangputri, terimakasih….kompetiblog2010.studidibelanda.com, kompetisi blog berhadiah jalan2 ke belanda, ayo yangputri seger aikutan mumpung belum terlambat 😀

    [Reply]

  2. Pasti kalau nulis artikel semacam ini harus banyak lihat referensi di Google. Saya aja bingung dengan kata2 ilmiah yang belum saya mengerti 😛

    [Reply]

    arif Reply:

    @Ifan Jayadi, jadi silakan klik link-link terkait biar sama-sama mengerti 😀

    [Reply]

  3. Waduh.. jalan-jalan ke belanda..
    Ngimpi aja blm pnh ke belanda.. :))
    Hehehehe..
    Semoga sukses mas sama kompetisinya..
    Butuh dukungan?? contact saya aja..
    hahha..

    [Reply]

    arif Reply:

    @Surya Triwijaya, paling enggak trimakasih atas dukungan komennya bro 😀

    [Reply]

  4. jiaaan hebat tenan, padahal ini baru tulisan berkelas opini.
    jujur, walaupun saya tidak begitu memahami (karena saya lulusan pendidikan bahasa Indonesia dan daerah) tapi saya menangkap 1 simpulan bahwa ilmu ekonometri bukan ilmu biasa (sepele).

    dan pernyataan Prof. Mubyarto (alm), saya suka itu dan saya sangat setuju. entah saya termasuk akademisi kampus atau tidak, tapi pernyataan itu sangat benar. gampangnya, yg namanya ilmu itu harus dipraktikkan. dan salah satu langkah praktik itu adalah dengan melakukan penelitian.

    top kang tulisanmu…

    [Reply]

  5. artikelnya panjang, detail dan mendalam. seperti seorang profesor juga nulisnya.. pasti menurun dari profesor itu ya

    selamat berkompetisi

    [Reply]

    arif Reply:

    @jumialely, profesornya baik hati seeh, hehehe

    [Reply]

  6. Wah ulasannya lengkap, saya juga belaajr ekonomi di kampus walau saya gak ambil jurusan itu. Memang ada bebrapa hitungan yang berhubungan matematika. jadi walaupun ekonomi masuk kelas IPS, seharusnya anak IPS juga harus pinter matematika.
    Selamat berlomba..

    [Reply]

    arif Reply:

    @setitikharapan, thx bro…ekonomi dan matematika sebenarnya ga bisa dipisahkan, dua variabel yg saling melengkapi :)

    [Reply]

  7. nice article bro,
    menariknya, ilmu ekonomi adalah ilmu tentang kehidupan manusia sehari-hari. Tapi kalo kita belajar ekonomi, ternyata tidak semua bisa dan menyukainya–apalagi dengan ekonometrik lanjut, OR etc.

    [Reply]

    arif Reply:

    @iip albanjary, iya, karena memang sebetulnya ekonomi luas, khusus ekonometri lebih mengarah ke kuantitatifnya :)

    [Reply]

  8. Setuju mas, ekonomi itu seharusnya kuat dihitungan. Kalo ngga bakalan keteteran ama regressi, ngitung heteroskedastisitas, @#@$^@*(%#@!, dan bahasa pluto lainnya. Hehe –>korban dari ips

    [Reply]

    arif Reply:

    @Donny, wew, klo gitu mari belajar inovasi itu dari negeri holland 😀

    [Reply]

  9. hadoh mas… terus terang ane mah kagak mudeng 😀
    yang saya mudeng itu, sya kalo dari smp paling gak demen dah ama ekonomi, soalnya pake acara itung itungan pajak ama si LILO plus FIFO,,, mungkin bener juga tuh kata dosennya mas,, ekonomi tuh salah paradigma 😀

    Tapi, saya lebih bisa nangkep matematika daripada ekonomi 😀

    [Reply]

  10. waw, ekonomi ya,, mantap tuhh,,
    perekonomian memang penunjang segala hal..

    [Reply]

    arif Reply:

    @cucu, emang betul, sayangnya ekonomi di Ina lum berdiri kokoh, perlu “mencuri” inovasi2 di atas 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*