Doa Shalat Dhuha

June 3rd, 2010

“Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga” (H.R. Tirmiji dan Abu Majah). Oleh karena itu marilah bersama membiasakan diri untuk menyempatkan sholat dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.

Doa yang biasa dilakukan oleh Rasulullah selepas shalat dhuha adalah:

Allohumma innad dhuha’a dhuha uka, wal baha’a baha uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudhrota qudhrotuka, wal ismata ismatuka. Allohumma in kana rizqi fii sama’i fa’anzilhu, wain’kana fil ardhi fa akhrijhu, wa’inkana mu’ syaron fa yasyirhu, wa’in kana haroman fathohirhu, wa’inkana ba’idan faqorib’hu, bihaqi dhuha’ika, wabaha’ika, wa’jamalika, wa quwwatika, wa qudhrotika, aatini ma’ataiyta ibadakas sholihin.

Artinya:

Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.


Baca Juga Ya :) :

Categories: ayat

Tags: , , , , Leave a comment

Comments Feed8 Comments

  1. vitri

    okay .. makasih atas infonya yo Ar .. maaf baru tau aku ..

    [Reply]

  2. vitri

    mksudku baru tau kalo kamu punya blog ini .. hehe

    [Reply]

  3. sky

    thanks banget buat info yg ini,..

    shalat2

    [Reply]

  4. Chef Lamanda

    thx berat wat infonya :)

    [Reply]

  5. fifi

    nice info.. terima kasih

    [Reply]

  6. yanti

    like it….
    good inform ^,^

    [Reply]

  7. Bunda Iqi

    Terima kasih infonya. Sebaiknya bacaan Arab tetap dituliskan dalam bahasa aslinya, karena di dalam tulisan Arab tersebut terkandung Tajwid yang memperngaruhi arti, sedangkan dalam tulisan latin, kita tidak bisa mengetahui tajwid. Ditakutkan jika doa tersebut dalam bahasa latin akan beda lafaz dan arti. Terima Kasih

    [Reply]

    nurrahman18 Reply:

    @Bunda Iqi, thx sarannya

    [Reply]

Leave a comment

Anti-Spam Quiz:

Feed

http://arifnurrahman.com / Doa Shalat Dhuha