Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI

andai saya menjadi anggota dpd riAndai saya menjadi anggota DPD RI, maka saya akan memfokuskan program kerja di bidang Social Entrepreneurship dengan tetap berpegang pada fungsi, tugas, dan wewenang sebagai anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI :). Saya adalah warga asli yang lahir di Purworejo, Jawa Tengah. Sehingga harapan serta tujuan akhir dari pelaksanaan program Social Entrepreneurship tersebut yaitu kemandirian masyarakat di bidang ekonomi, khususnya tumbuh-kembangnya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di wilayah Jawa Tengah secara keseluruhan.

Definisi Social Entrepreneurship

Saya mendefinisikan Social Entrepreneurship (SE) sebagai serangkaian upaya terpadu untuk menciptakan entrepreneur baru melalui program pendampingan UMKM. Tujuannya menciptakan banyak entrepreneur sehingga mengubah kehidupan sosial ekonomi masyarakat agar lebih baik. Gambarannya :

andai saya menjadi anggota dpd ri

Pendampingan UMKM yang dimaksud bukan sekadar kemitraan pinjaman modal dari lembaga keuangan atau pelatihan kewirausahaan berupa seminar, workshop, bantuan sarana dan konsultasi dari pihak kampus. Sejauh yang saya ketahui di Indonesia selama ini, program microfinance atau pinjaman berupa kredit ringan UMKM banyak tersedia dari lembaga keuangan, pemerintah, atau Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan. Begitu pula pelatihan yang diberikan oleh pihak kampus dalam mengatasi masalah kualitas, produksi, dan pemasaran. Misalnya melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Pusat Studi keilmuan (contoh : Inkubator Bisnis).

Namun konsep SE yang dimaksud bukanlah kegiatan terpisah semacam itu. Tapi upaya terpadu meliputi bantuan modal hingga pendampingan dalam urusan produksi, pengelolaan SDM, dan pemasaran. Diterapkan di UMKM yang telah berdiri maupun yang belum. Hasil akhir adalah peningkatan pendapatan dan pertumbuhan UMKM. Skema bantuan modal bukan hanya berupa kredit tapi bisa dalam bentuk lain seperti dana bergulir. Sehingga di akhir program dana dikumpulkan menjadi dana abadi dalam bentuk koperasi. Sedangkan pendampingannya juga bukan sekadar upaya pemantauan dan penarikan cicilan utang saja, tetapi betul-betul dibantu memberikan solusi permasalahan yang dihadapi UMKM. Membutuhkan proses lama bisa berbulan-bulan hingga tahun, ditangani secara intensif melibatkan banyak keilmuan.

Contoh nyata di Indonesia dari program SE yang saya maksud adalah penyaluran dana produktif oleh Lazis (Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah). Misalnya program Senyum Mandiri oleh Rumah Zakat, program Pusat Kemandirian Ummat oleh Dompet Peduli Ummat – Daarut Tauhid (DPU-DT), dll. Sedangkan contoh di luar negri yang cukup dikenal adalah Grameen Bank dan Kiva. Sebetulnya di Indonesia ada pula lembaga pendidikan yang khusus bertujuan menciptakan entrepreneur baru seperti Rhenald Kasali School for Entrepreneurs (RKSE) dan Young Entrepreneur Academy (YEA) Bandung. Tetapi menurut saya, belum termasuk penerapan SE. Sebab belum berpihak sepenuhnya bagi UMKM dan bersifat komersial.

Peran Anggota DPD RI

andai saya menjadi anggota dpd ri

UMKM Jateng bidang pertanian, perkebunan, peternakan mempunyai jumlah besar. Oleh karena itu, andai saya menjadi anggota DPD RI maka akan memilih pengembangan SE untuk bidang tersebut.

Peran anggota DPD RI sebagai penggerak. Menjadi pemersatu bagi penyedia bantuan modal hingga pendampingan. Lembaga keuangan dan perusahaan dengan CSR-nya agar bisa bekerjasama dengan kampus dalam membantu UMKM. Sedangkan untuk Lazis atau Yayasan yang telah melaksanakan program SE, dibantu dalam fundraising dan penambahan penetrasi area. Cara lain dengan melibatkan industri besar membina UMKM yang berperan sebagai supplier ataupun mitra pemasaran. DPD RI berperan pula untuk mengawasi / penyambung lidah bagi organisasi nirlaba, lembaga keuangan, kampus, Perusahaan dan UMKM.





Posting Yang Berkaitan :

35 thoughts on “Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI”

  1. Ini posting sebenarnya kontes atau cuma pengen celoteh ja mas..?
    Kok hampir di setiap blog ada ni artikel.

    [Reply]

    arif Reply:

    @Miftakhudin, menyalurkan harapan aspirasi kepada para wakil rakyat di DPD melalui sebuah kontes :mrgreen:, selengkapnya cek di lomba.dpd.do.id

    [Reply]

  2. seandainya setiap wakil rakyat yang kini duduk di senayan membaca tulisan ini, bosa dipastikan mereka akan mengerutkan jidatnya berkali2. sungguh berbeda antara harapan dan kenyataan.

    [Reply]

    arif Reply:

    @sawali tuhusetya, memang “image” para wakli rakyat di mata rakyat seperti saya kok semakin ke sini semakin kurang baik saja, kenyataannya msh banyak aspirasi yg belum direalisasikan oleh mereka. Semoga secuil harapan mengandai2 saya seperti di atas menjadi aspirasi yg kelak bisa benar2 terrealisasikan oleh DPD :)

    [Reply]

  3. saya cukup jadi rakyat aja

    [Reply]

    arif Reply:

    @Riez, saya juga rakyat biasa yg ingin berpartisipasi menyalurkan aspirasi harapan bagi wakil rakyat daerah seperti tertuang di atas ^^,)

    [Reply]

  4. Semoga apa yang dicita-citakan dapat tercapai mas.
    dan jangan lupa dengan aspirasi rakyat kalu sudah menjadi Anggota Dewan Yang Terhormat. :-D

    [Reply]

    arif Reply:

    @irfan handi, @Erwin, padahal kn saya ga punya cita2 jadi anggota dewan, tapi selalu mendukung aspirasi rakyat ditampung dan direalisasikan, bukan hanya janji palsu :mrgreen:

    [Reply]

  5. ntar kalo udah jadi anggota dpd ri masih ngeblog khaaaan???

    [Reply]

    arif Reply:

    @attayaya, hahaha, kan seandainya Bang :D. klo ngeblog mah jalan terus sesuai hobi ingin bisa menulis dgn baik…

    [Reply]

  6. social entrepreneur, sepertinya konsep yang bagus, meskipun baru denger namanya. moga kewirausahaan juga jd aspek yg disentuh utk digerakkan oleh wakil rakyat yang terhormat

    [Reply]

  7. sempat bingung kenapa ko banyak yg posting andai aq jd dpr ternyata itu kontes ya,
    #doH

    [Reply]

    arif Reply:

    @bajansite, betul, silakan jika ingin berpartisipasi ke tkp : lomba.dpd.go.id:)

    [Reply]

  8. Lalu apa bedanya antara entrepreneur dengan social entrepreneur?
    Setahu saya, social entrepreneur harus punya dampak sosial

    [Reply]

    arif Reply:

    @Bukik, betul Om! itu sudah saya sebutkan di atas, social entrepreneur memang bertujuan untuk mengubah kesejahteraan sosial :) *di paragraf 2, mengenai definisi* :mrgreen:

    [Reply]

    arif Reply:

    @arif, ohiya, sekadar info tambahan, ada pula kompetisi bertemakan social entrepreneurship yang saat ini sedang berlangsung : http://www.aseanpreneurs.com/, dan http://itbfair2012.com/events/edukasi/socio/ :D

    [Reply]

  9. Kapan ya, saya jadi anggota dewan…

    [Reply]

    arif Reply:

    @marsudiyanto, jadi, memang berencana atau berkeinginan nyalon jadi anggota Dewan Pak?! Atau sedang ikut berandai2 pula berupa harapan seperti di atas :mrgreen:

    [Reply]

  10. pemilihan DPD depan nyalon aja ya mas, hehehe

    [Reply]

    arif Reply:

    @Farobi, hahaha, trimakasih atas apresiasi membaca, mampirnya, dan usulannya. tapi target terdekat, saya nyalon jadi wisudawan dulu :D

    [Reply]

  11. Apa tidak berkeinginan menutup pedagang yang mengatas namakan para mart. ada itu mart. anumart, inimart, uno mart yang jelas membunuh pelan2 pedagang kecil

    [Reply]

    arif Reply:

    @choirunnangim, mungkin tidak sepenuhnya menutup, tapi anggota DPD dapat mendorong untuk meninjau peraturan penataannya sehingga berpihak pada rakuat. sebab peraturan yang mengatur hal itu bukan hanya kebijakan pusat tapi peraturan daerah berperan :)

    [Reply]

  12. wakil rakyat untuk daerah seharusnya bisa menyelesaikan permasalahan otonomi daerah, supaya pembangunan daerah lekas berdikari

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anti-Spam Quiz: