Obat Sakit Hati
February 9th, 2012
Obat sakit hati (karena merasa disaikiti oleh orang lain) yang paling mujarab adalah memaafkannya. Ada orang yang mudah memaafkan, tapi ada pula yang tidak mudah. Bagi yang tidak mudah memaafkan maka perlu proses bertahap. Mulai dari menghibur diri sendiri, melupakan kesalahan, hingga perlahan memaafkan. Dan yang terbaik adalah memberikan perhatian atau hadiah kebaikan bagi orang yang telah membuat sakit hati
. Kondisi ideal yang menurut saya sebetulnya adalah jarang-jarang ditemui. Memaafkan adalah perwujudan dari pemahaman bahwa masa depan setiap orang adalah suci. Kita tidak akan pernah tau.
Sebaiknya tidak menilai atau memvonis bahwa orang lain tertentu tidak akan pernah bisa berubah menjadi baik. Sebab petunjuk atau hidayah itu sepenuhnya milikNya. Jikalaupun kita yang merasa lebih baik, maafkanlah lalu tunjukkan apa yang menurut kita itu baik. Lalu serahkanlah hasilnya, kita hanya berusaha menyempurnakan prosesnya.
Categories: musik





Saya gitu kok mas, kalo sakit hati ya cari kesenangan tersendiri buat ngelupain sakit hatinya
Emang sih gak mudah buat memaafkan, tapi gak ada salahnya buat dicoba
[Reply]
arif Reply:
February 12th, 2012 at 8:30 am
@Zippy, bukan ga ada salahnya menurut saya, tapi memaafkan itu wajib apalagi setelah orang lain meminta maaf, dan meskipun memberi maaf (memaafkan) nya itu butuh proses yang tidak sebentar
[Reply]
sakit hati di balas dgn hati lagii …..
[Reply]
setuju mas, Sang Pencipta saja pemaaf, masa’ kita yang cuma hamba-Nya tidak bisa memaafkan. Mari kita coba
[Reply]
arif Reply:
February 12th, 2012 at 8:31 am
@areximut, amin! kata pak Usadz, selalu ada hikmah di balik saling memaafkan dengan ikhlas
[Reply]
Salut sama orang yang lapang dadanya seperti itu. Nice post gan,
[Reply]
arif Reply:
February 19th, 2012 at 10:40 am
@Hany, lapang dada untuk memaafkan memang pada prakteknya tidak semua orang bisa mudah melakukannya. karena kecenderungan yang lebih besar itu orang yang tersakiti ingin membalasnya. Sehingga kata pak ustadz memang benar, bencilah sifatnya dan bukan orangnya
[Reply]