Sendal Jepit Baru

sendal jepit baruSetelah minggu lalu kehilangan sendal jepit pas Jumatan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli sendal jepit baru dengan model yang kurang lebih sama. Bagaimanapun sendal jepit bagi anak kos adalah cukup penting untuk segala macam aktivitas sehari-hari. Dan untuk mencegah supaya kejadian kehilangan sendal jepit tidak terulang, maka saya mencoba cara baru yaitu dengan memberi nama. Meskipun cara ini sebetulnya sudah umum dan lazim. Tapi agar tetap unik dan dengan pertimbangan bahwa saat ini era-nya social media, maka user ID atau alamat akun twitter adalah pilihan untuk ditulis di sendal jepit baru (@nurrahman) :mrgreen:. Ditulis dengan spidol permanent supaya awet.

Sebetulnya, setelah saya berbagi pengalaman di blog maupun social media lain seperti plurk dan twitter mengenai kehilangan sendal jepit, beberapa teman telah memberikan saran. Berikut rangkumannya.

Tips Agar Sendal Jepit Tidak Hilang Di saat Jumatan :

1). Memakai sendal jepit yang berbeda antara kaki kanan dan kiri, atau bahasa jawa-nya memakai sendal jepit selen; saran dari mbak melati
2). Meletakkan sendal jepit secara terpisah antara kaki kanan dan kiri. Misal sendal jepit kiri di sisi utara masjid dan yang kanan di sisi selatan masjid; saran dari mas m-amin dan mbak irmarahadian
3). Memasukkan sendal jepit di kantung plastik kresek lalu membawanya; saran dari mas giewahyudi
4). Menitipkannya di lokasi penitipan, tapi kalau memang ada tempat penitipan sepatu tas jaket dll, misal di masjid-masjid besar; saran dari saya pribadi
5). Memberi nama pada sendal jepit, misalnya dengan ditulis memakai spidol atau cara lain; saran dari saya juga dan alhamdulillah terbukti tadi tak kehilangan sendal jepit (lagi). Semoga seterusnya, amin :)!





Posting Yang Berkaitan :

16 thoughts on “Sendal Jepit Baru”

  1. bisa juga dengan digembok pakai rantai hahahaha

    [Reply]

    arif Reply:

    @mandor, ha3, ini usul tambahan yang juga menarik :D, meskipun klo ada sendal jepit yang sampe digembok pas Jumatan kok kesannya agak gimana gitu. takut ilang banget alias ngirit / *pelit* sekali, dan seolah di masjid itu banyak sendal jepit ilangi :mrgreen:

    [Reply]

  2. HUAHAHAHA lucu, unik juga. Jadi ingat jamn SMP dulu sering ngasih tanda sandal japitku dengan diukir-ukir gitu :D

    [Reply]

    arif Reply:

    @Rusa, maunya seeh juga diukir biar lebih awet lagi dan keren, tapi saya *telaten* bikinnya :mrgreen:

    [Reply]

  3. saya menggunakan sandal jepit dengan model yang tidak umum dimiliki orang-orang sekitar alhamdulillah sampai jebol juga nggak hilang

    [Reply]

    arif Reply:

    @narno, betul, sebelumnya, saya juga terbiasa pake sendal jepit butut warna item yang udah bolong2, aman :mrgreen:

    [Reply]

  4. Huahahaha Ide bagus Mas. Setuju dehh..

    [Reply]

    arif Reply:

    @Kika, jadi inget, kayak tagline salah satu produk merk. di salah satu iklannya di tv : “setuju dehh sama kamu…” :mrgreen:

    [Reply]

  5. wahhhh sendal nyah keren nih … *jadi pengen jualan sendal model begini hahahahaha*

    [Reply]

    arif Reply:

    @BONDA, hahaha, klo yang di atas bikin sendiri bisa, tinggal ditulis pake spidol permanent. kecuali mau jualan sendal dengan model dan bahan yang lebih keren, cocok buat branding social media, apalagi jaman sekarang :mrgreen:

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anti-Spam Quiz: