Midnight In Paris
April 1st, 2012
Banyak hal yang membuat saya suka film komedi romantis karya Woody Allen, Midnight in Paris (2011)
. Menurut opini review film versi saya, film ini mengajak para penikmat film untuk menikmati berbagai karya seni yang hebat yang pernah ada sejak berabad-abad yang lalu. Setidaknya untuk mengingat kembali sejarah berbagai karya seni seperti sastra, musik, dan lain sebagainya. Sedangkan dari segi gambar, suara, pemain dan cerita; film yang dibintangi oleh Rachel McAdams dan Owen Wilson ini sudah tidak diragukan lagi kualitas dan prestasinya. Sebab pada akhirnya telah terbukti menjadi salah satu pemenang dalam Oscar 2012 dan Golden Globe 2012 (kategori penulis naskah terbaik).
Dari cover film-nya saja, seolah kita memang hendak disuguhi untuk mau “belajar” tentang seniman tersohor dengan karya-karya termahsyur-nya serta beragam cerita menarik dalam sejarah mereka. Di cover film Midnight in Paris (sumber gambar dan lukisan : Wikipedia) kita akan melihat lukisan plus background keindahan kota Paris Prancis. Kota yang katanya penuh keindahan dan sejarah serta citarasa seni yang luar biasa.
Lukisan istimewa tersebut merupakan karya pelukis Belanda Vincent Willem van Gogh atau yang dikenal dengan Vincent van Gogh (30 Maret 1853 – 29 Juli 1890). Sebuah lukisan berjudul The Starry Night, dikerjakan pada tahun 1880 – 1890 dengan lokasi pengerjaan yang berpindah-pindah. Mulai dari Paris, Belanda, Arles, hingga Auvers-sur-Oise. Lukisan yang katanya mengandung gambar pusaran angin yang secara matematis sesuai dengan skala Kolmogrov.

Midnight in Paris menceritakan seorang penulis skrip asal Hollywood Gil Pender (Owen Wilson) yang sedang berlibur di Paris bersama pasangannya Inez (diperankan oleh Rachel McAdams). Kejadian aneh bermula ketika tengah malam tepatnya di Montmare, ia dijemput oleh Peugeot kuno yang kemudian secara ajaib membawanya ke Paris pada era abad 20-an.
Gil bertemu banyak tokoh idolanya seperti F. Scott Fitzgerald (penulis novel dan cerita pendek asal Amerika), Zelda Fitzgerald (novelis asal Amerika), Ernest Hemingway (novelis, pengarang cerita pendek, dan jurnalis Amerika), Cole Porter (pencipta lagu dari AS), Salvador Dali (penulis asal Spanyol), Gertrude Stein (penulis Amerika), T.S. Eliot (penulis naskah, kritikus sastra, dan penyair Inggris-bahasa penting di abad ke-20), dan Pablo Picasso (pelukis aliran kubisme abad 20).
Akhirnya setiap malam Gil seolah betah dalam “dunia fantasi”-nya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk tinggal di Paris yang mempesona. Di akhir film ini tidak diceritakan dengan detail perihal bagaimana kemudian kelanjutan dari kisah ”dunia fantasi” yang dialami oleh Gil. Apakah itu hanya imajinasi yang dibangun di alam pikirannya atau memang benar-benar ada.
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu juga suka dan telah menonton film ini?
Categories: film





hemm…belum pernah nonton filmnya neh, nonton dulu ah…
[Reply]
Sastra dan seniman…, dari cover dan gambar-gambarnya pastinya ini film yg bagus ya mas …
[Reply]
arif Reply:
April 13th, 2012 at 10:03 pm
@Noer, ohiya, cover midnight in Paris alias lukisan Van Gogh yang ini juga pernah muncul di film lain ternyata. Hanya beberapa saat, di salah satu film Jackie Chan yang berjudul Around the world in 80 days *sedang tayang malam ini di Big Movies GlobalTV*
[Reply]
mantap juga untuk dejavu…
[Reply]
arif Reply:
April 2nd, 2012 at 9:36 pm
@aspadani, film yang berjudul Dejavu (Danzel Washington) juga bagus lho *salah fokus*
[Reply]
karya seni itu memang hasil sebuah fantasi ya,,
yang berbeda cuma wadah mengungkapkannya,
dari judulnya aja nih fil udah romantis,
[Reply]
arif Reply:
April 3rd, 2012 at 11:23 am
@YSalma, film romantis yang juga menguak sebuah kontroversi sejarah tentang “perselingkuhan” seniman. Dimana tokoh utama yaitu Gil juga pada akhirnya punya kisah seirama, ia meninggalkan kekasihnya setelah berlibur bersama keluarga di Paris. Dan lalu pasangan itu “bertengkar” tentang “dunia fantasi” sebelum berpisah
[Reply]
Paris memang banyak kisah ya. Kapan ya bisa nongkrong malem-malem di Paris?
[Reply]
arif Reply:
April 3rd, 2012 at 11:24 am
@giewahyudi, nyari scholarship atau backpaker mas
[Reply]
Sepertinya film ini bagus untuk dilihat jalan ceritanya.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog
[Reply]
arif Reply:
April 5th, 2012 at 5:13 am
@Ejawantah’s Blog, sudah terbukti bagus memang dari segi penulisan skenario film telah menang beberapa award
[Reply]