Lomba Paduan Suara dan Merangkai Daun

lomba paduan suara dan merangkai daunSeminggu yang lalu, ketika pulang ke kampung halaman rumah orang tua, tiba-tiba ditodong untuk menjadi seksi dokumentasi sebuah lomba dalam rangka menyongsong dan memperingati Hari Kartini :D. Karena cukup dadakan, maka hanya berbekal kamera digital biasa. Handycam yang seharusnya bisa dipakai, urung saya gunakan karena waktu tidak sempat untuk mencari piranti tambahan yang diperlukan, seperti kaset dan piranti lain untuk transfer serta olah video. Lomba semacam ini adalah yang pertama kali diadakan. Setingkat RW, sehingga para peserta adalah perwakilan dari para Dawis (Dasa wisma). Diselenggarakan di sebuah padepokan seni (bernama Puspito Retno), milik salah seorang warga.

Rupanya sambutan cukup hangat diberikan oleh para peserta dan warga sekitar. Lomba dimulai dari semenjak pukul 8.30 dan usai di pukul 11.30 WIB. Ada 10 peserta baik di Lomba Paduan Suara (kelompok perwakilan) maupun di Lomba Merangkai Daun (individu perwakilan). Tentunya semua peserta adalah Ibu-Ibu alias para perempuan. Namanya juga dalam memperingati Hari Kartini. Tetapi semua orang boleh ikut berpartisipasi sebagai penonton; baik Bapak-bapak, anak muda, hingga anak-anak.

Lomba Paduan Suara dan Merangkai Daun

Beginilah cara warga sekitar kampung halaman saya Pangenrejo Purworejo untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Kartini. Meniru semangat Ibu Kartini dalam turut serta membangun kualitas perempuan Indonesia. Bagaimana perayaan Hari Kartini di tempatmu?





Posting Yang Berkaitan :

12 thoughts on “Lomba Paduan Suara dan Merangkai Daun”

  1. Kelihatannya meriah juga tuh lomba Paduian Suaranya. Apalagi lomb merangkai daun. Jan pada semangat bener tuh ibu-ibu.

    [Reply]

    arif Reply:

    @alamendah, @dey : benar, meriah. Apalagi ini edisi perdana baru pertama kalinya seumur2, dan hanya RW setempat dari beberapa RW se-Kelurahan yang mengadakan :mrgreen:

    [Reply]

  2. merangkai daun seperti apa? gak ada foto hasil lombanya ya

    [Reply]

    arif Reply:

    @Lidya, nha itu foto sebelah kanan, kalau diperhatikan dengan cermat nampak Ibu-Ibu sedang merangkai daun dan sedang ditonton para pendukung serta masyarakat sekitar :)

    [Reply]

    arif Reply:

    @arif, merangkai daun kurang lebih sama dengan merangkai bunga, hanya saja bahan bakunya beda tapi dengan tujuan hampir sama yaitu sebagai hiasan atau pelengkap dekorasi :)

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anti-Spam Quiz: