Website Untuk Kampanye Politik

website untuk kampanyeMenurut saya, secara umum lebih mudah untuk pertama kali mengenali website, blog, atau situs resmi dengan domain berbayar dari politisi yang sedang mencalonkan diri pada sebuah ajang kompetisi politik (misalnya : Pilkada); daripada mengenali akun social media yang resmi mereka di facebook dan twitter. Logisnya karena untuk membuat web domain berbayar tentu membutuhkan biaya. Sedangkan membuat akun social media ”gratisan” di facebook dan twitter bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih, cukup dengan koneksi internet. Dan seperti sudah jamak diketahui pula bahwa saat ini cukup banyak “akun palsu” dengan nama mirip yang dibuat untuk tujuan tertentu di facebook dan twitter.

Barulah jika web resmi sudah ketemu, maka bisa mengetahui akun social media yang resmi atau asli, yang tertera / tercantum / disebutkan di web tersebut. Alternatif lainnya dapat melalui seacrh engine.

Website Pasangan Calon Gubernur – WaGub DKI Jakarta 2012-2017

Setelah Pilkada Aceh yang baru saja diselenggarakan, Pilkada terdekat yang bakalan paling semarak di Indonesia adalah pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012-2017. Sudah ada 6 pasangan yang resmi mendaftar, dan saat ini sedang menunggu hasil tes kesehatan. Meskipun belum memasuki waktu kampanye, keenam (6) pasangan nampaknya telah sibuk melakukan sosialisasi. Salah satunya mensosialisasikan program-programnya di dunia maya atau ranah internet dengan memanfaatkan media website. Ada pasangan calon yang secara khusus membuat website domain berbayar baru dengan domain-name disesuaikan gabungan nama kedua calon. Ada pula yang hanya memanfaatkan website pribadi yang sudah dimiliki.

1. Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli

Pasangan calon dari Partai Demokrat. Fauzi Bowo (fauzibowo.com) dan Nachrowi Ramli (www.nachrowi-ramli.com) masing-masing mempunyai website pribadi. Akan tetapi sejauh ini tidak ditemukan website resmi dengan menggunakan nama domain pasangan calon.

nachrowi ramli

2. Alex Nurdin dan Nono Sampono

Pasangan calon dari Golkar, PPP, dan PDS. Pasangan calon yang memiliki slogan “3 Tahun Bisa” ini juga memiliki website pribadi masing-masing (www.alexnoerdin.info dan www.nono-sampono.com), tetapi tak ada website khusus untuk pasangan.

nono sampono

3. Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama

Pasangan calon dari PDIP dan GERINDRA. Jokowi dan Ahok mengusung slogan “Jakarta Baru”. Nampak di website milik Ahok (www.ahok.org) sudah menampilkan konten sosialisasi program dalam menyongsong Pilkada DKI.

ahok-jokowi

4. Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini

Pasangan calon dari PKS dan PAN. Mereka mempunyai website bersama sebagai pasangan calon (www.hidayatdidik.net). Dengan slogan “Ayo Beresin Jakarta”.

hidayat-didik

5. Faisal Basri dan Biem Benyamin

Pasangan calon dari jalur independen yang memiliki website bersama sebagai pasangan calon (www.faisal-biem.com). Punya slogan “Berdaya Bareng2″.

faisal-biem

6. Hendardji Supandji dan Achmad Riza Patria

Juga adalah pasangan calon dari jalur independen, yang menggunakan website pribadi milik Hendardji Supandji sebagai sarana sosialisasi bersama bagi pasangan calon (www.hendardjisoepandji.net).

Hendardji Supandji

 ***

Catatan : ini bukan untuk kepentingan promosi dan semacamnya, hanya opini semata perihal pentingnya dunia maya dan ranah social media dalam kaitannya dengan kampanye politik abad 21 di Indonesia. Lagipula saya juga tidak akan memilih dalam Pilkada DKI mendatang. Lha wong bukan warga Jakarta :D.





Posting Yang Berkaitan :

20 thoughts on “Website Untuk Kampanye Politik”

  1. Yang sudah kompak situsnya cuma dua, Hidyayat Didik dan Faisal Bim..

    [Reply]

    arif Reply:

    @giewahyudi, update info mas, sebetulnya jokowi ahok juga punya situs yang kompak di Jakartabaru.co :D

    [Reply]

  2. Semoga jakarta dapat menemukan pemimpin yang terbaik dalam pemilukada ini. Aku sendiri gak akan amsuk ke websitenya karena malas berinteraksi dengan para politikus :mrgreen:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    [Reply]

  3. Namanya juga usaha, semua bentuk media mereka masukin untuk mengkampanyekan dirinya. Namun begitu, yg terbaik tentunya bukan dari desain web-nya yg bagus kan…

    [Reply]

    arif Reply:

    @Noer, @Noer, yang terbaik adalah yang menjalankan amanah dan sukses menyelesaikan masalah dan memajukan daerah :)

    [Reply]

  4. wah mereka sudah mulai merambah dunia silicon … :) ya semoga mereka amanah selalu amin :)

    [Reply]

    arif Reply:

    @iwan adi, dunia maya makin rame, dan politisi yang ngaku ngeblog juga ada :)

    [Reply]

  5. Salam kenal, ikut komen ya, kebetulan awal bulan mei saya mau publish artikel tentang media sosial juga tpi untuk tujuan bisnis. hehe

    Kalo menurut saya ada dua pesan menarik dari artikel ini (tetap alasan bisnis … hehe) :
    1. Blog akan semakin eksis (sebenarnya bukan hal baru juga blog mulai merambah dunia politik)
    2. Media sosial semakin diperhitungkan.

    Satu tantangan saja sih menurut saya, jika dunia politik sudah merambah media sosial … kepercayaan publik.

    Masyarakat sepertinya sulit untuk percaya atas konten-konten yang ada baik melalui update status, tweet atau artikel website politikus.

    Jadi ini sebenarnya peluang bagus untuk mereka yang mendalamai web designer atau web developer :)

    [Reply]

    arif Reply:

    @okto, betul, geliat industri dunia maya akan tetap menyala, khususnya 2 poin di atas. Jika musim pemilihan wakil rakyat kelak, juga bakal rame yang order website dan service untuk social media campaign :D

    [Reply]

  6. saya juga bukan warga Jakarta, tetapi mengharapkan gubernur terpilih berikutnya adalah yang terbaik dan merealisasikan semua janji kampanyenya.

    [Reply]

    arif Reply:

    @ysalma, amin! semoga Ibukota Indonesia semakin mengalami perbaikan, ga malu2in bagi seluruh masyarakat Indonesia :)

    [Reply]

  7. ahaha,, lucu promosinya…. habis berapa duit yah buat kampanye??? balik modalnya gimana tuh??// :D

    [Reply]

    arif Reply:

    @uz1453, mungkin karena juga untuk kepentingan kampanye, maka harganya premium. Balik modalnya berupa kenaikan popularitas dan elektabilitas :)

    [Reply]

  8. sekarang seperti nya kampanye sudah merambah lewat dunia maya ya, apalagi ada kontes nya juga :)

    [Reply]

    arif Reply:

    @Ingin-Tahu [dot] com, belum, salah satunya, beberapa waktu lalu ada “kampanye” via lomba blog, misalnya oleh Hatta Rajasa :)

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Anti-Spam Quiz: