Festival Film Solo
May 18th, 2012
Pekan lalu, berdasarkan informasi yang saya ketahui, setidaknya ada dua (2) Festival Film yang diadakan di Indonesia. Diselenggarakan di dua kota yang berbeda. Pertama adalah Festival Film Solo 2012 (FFS), sebuah event yang fokus pada film-film fiksi-pendek Indonesia. Berlangsung di Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Taman Budaya Jawa Tengah (TBY) Jalan Ir. Sutami Solo, Jawa Tengah. Waktu penyelenggaraan pada tanggal 9 – 13 Mei 2012. Festival Film berskala nasional ini memberikan dua (2) kategori penghargaan yaitu Ladrang Award (umum) dan Gayaman Award (pelajar SMP / SMA). Sebanyak 31 film terseleksi dari dua kategori tersebut.
FFS 2012 adalah event kedua yang kabarnya semakin diperhitungkan sebagai salah satu tolok ukur untuk karya-karya film pendek. Tidak hanya menghadirkan Pemutaran Film Reguler yang terbuka untuk umum, tetapi juga ada program menarik lainnya seperti temu komunitas film dan sejumlah workshop.
Gayaman Award Festival Film Solo 2012
Film berjudul “Langkah Receh” karya sineas asal SMP 4 Satu Atap Karangmoncol, Purbalingga, meraih penghargaan Gayaman Award. Film besutan Eka Susilawati dan Miftakhatun itu mampu menyisihkan tiga nominasi lain. Dewan Juri adalah Kuntz Agus Nugroho, Ariana Darmawan, dan Blontank Poer.
Ladrang Award Festival Film Solo 2012
Pemenang yakni film “Payung Merah”. Film pendek berdurasi 09:30 besutan sutradara Andri Cung & Edward Gunawan. Dewan Juri untuk penghargaan bergengsi Ladrang Award adalah Seno Gumira Ajidarma (kritikus film cum-sastrawan), Joko Anwar (sutradara) dan Ifa Isfansyah (sutradara). Selengkapnya, bisa disimak lebih lanjut di festivalfilmsolo.com dan @FestFilmSolo.
***
Festival Film Bandung
Festival Film kedua yang saya maksud adalah Festival Film Bandung 2012. Pada saat yang hampir bersamaan, akhir pekan kemarin telah digelar pula Festival Film Bandung (FFB) 2012 di Lapangan Gasibu Jl. Diponegoro Bandung pada Sabtu 12 Mei 2012. Disiarkan langsung oleh salah satu stasiun TV swasta nasional yakni SCTV. Sehingga barangkali lebih cukup populer dan berita-beritanya lebih banyak di media masa jika dibandingkan FFS 2012. Di samping karena alasan lain seperti segmen atau jenis film yang ikut dalam festival dan umur festival.
FFB adalah bentuk apresiasi perfilman oleh komunitas Forum Film Bandung. Pertama kali diadakan sejak tahun 1987. Ada dua kategori umum di FFB yaitu Film-Narafilm dan Sinetron-Narasinetron.
Pemenang Kategori Film dan Narafilm FFB 2012
Film Terpuji FFB 2012 adalah The Mirror Never Lies. Sedangkan Pemeran Utama Pria Terpuji yakni Qausar HY (Pengejar Angin). Beberapa waktu lalu, Film Pengejar Angin ditayangkan oleh RCTI. Saya sempat menyimak walaupun tidak sampai usai. Dan Pemeran Utama Wanita Terpuji FFB 2012 ialah Prisia Nasution (Sang Penari).
Pemenang Kategori Sinetron dan Narasinetron FFB 2012
Gelar Sinetron Terpuji menjadi milik Anak Kaki Gunung, produksi Citra Sinema (SCTV). Sedangkan Sinetron Lepas (FTV) Terpuji adalah Si Doel Anak Pinggiran,
produksi Karnos Film (RCTI). Untuk Pemeran Utama Pria Terpuji diraih oleh Agus Kuncoro (Tim Bui, produksi SET Film dan Serach for Common Ground), Pemeran Utama Wanita Terpuji yakni Dona Harun (Kampung Hawa, Trans 7) dan Agnes Monica (Mimo Ketemu Poscha, produksi Sinemart, RCTI). Untuk melihat daftar selengkapnya silakan klik di sini.
***
Selamat kepada seluruh pemenang dan semoga bisa menjadi motivasi positif untuk semakin membuat perfilman Indonesia menuju ke arah baik dan maju. Dan masih di Bulan Mei 2012 ini, kita semua tentunya juga menanti Indonesian Movie Award (IMA). Penghargaan bagi insan perfilman yang dimulai sejak tahun 2007. Kabarnya akan segera disiarkan RCTI pada bulan ini. Tapi belum disebutkan kapan tanggal pastinya. Ada yang tau tanggal persisnya
?
Categories: film




gak sempat nonton waktu itu
[Reply]
wah kirain cuma Bandung yang punya acara ini, ternyata solo juga ada toh
[Reply]
Solo (dan Jogja) adalah dua dari sedikit kota yang banyak punya even budaya…
Saat ke Solo kemarin, saya ketemu beberapa baliho yang memberitakan even di Solo
[Reply]
eh..
ISI Solo ? ada juga to..
main ke solo belum pernah kesampaian..
[Reply]
arif Reply:
May 19th, 2012 at 8:33 am
@pondokgue, iya, dulu namanya STSI (sekolah tinggi seni Indonesia), ganti nama belum lama ini
[Reply]
ini festival filem indi ya… atau filem pendek..? kayaknya seru tuh… semoga nanti disiarkan di TV ya.. mau nonton penasaran..
[Reply]
arif Reply:
May 19th, 2012 at 8:30 am
@applausr, sudah disebutkan keterangan lengkap di atas jenis film dan kapan tayang, silakan cek dan baca kembali
[Reply]
Tips: Film yg diproduksi secara independen< fiksi pendek,/non fiksi,/ eksperimen/,underground/,verite/,new realisme/ new wave dan apapun julukannya tak akan cukup berarti jika para pelaku industri film tak mampu mencerna gagasan para indie sebagai inspirasi dalam memproduksi film "market oriented"..( si Koeli film 76)
[Reply]