Lagu Aku Papua
June 22nd, 2012
Kata banyak orang, tanah Papua Indonesia memiliki kekayaan sangat melimpah. Baik keindahan alam, hasil bumi, maupun kebudayaan masyarakatnya. Saya memang belum pernah singgah ke sana langsung. Tapi berdasarkan cerita beberapa teman yang saat ini bekerja di daerah Papua, betul adanya seperti itu. Namun rupanya dengan segala kekayaan yang melimpah itu, hingga kini kondisi konflik masih acapkali terjadi berulang
. Seperti apa yang diberitakan oleh banyak media akhir-akhir ini. Sebagai sesama warga negara Republik Indonesia, kita semua tentu berharap kondisi tersebut segera membaik. Dan pihak-pihak terkait bisa segera memperbaiki kesejahteraan saudara-saudara kita di Papua.
Berbagai wujud keprihatinan dan kepedulian itu juga nampak disampaikan oleh banyak pihak. Seperti demonstrasi oleh masyarakat Papua di beberapa kota seperti Jakarta dan Yogyakarta. Serta kepedulian pihak media untuk mengangkat topik seputar kondisi Papua akhir-akhir ini menjadi Headline. Walaupun belum tentu menghasilkan solusi jitu yang bisa diterapkan langsung di lapangan, tetapi setidaknya hal itu dapat memberikan dorongan untuk perbaikan kondisi di Papua. Khususnya berkaitan dengan konflik yang terjadi dan pemerataan kesejahteraan.
Salah satu wujud lain dari kepedulian serta dorongan itu rupanya juga dapat dilakukan dalam bidang seni, khususnya musik. Adalah sebuah lagu berjudul “Aku Papua” dimana beberapa kali saya melihat ditayangkan oleh beberapa stasiun Televisi. Sebagai pengantar untuk topik berita seputar Papua. Lagu berjudul ”Aku Papua” dinyanyikan oleh penyanyi asal Papua Edo Kondologit. Lagu ciptaan mendiang Franky Sahilatua.
Lagu yang diciptakan empat tahun lalu itu bercerita tentang kebanggaan menjadi orang Papua yang hidup di negeri berlimpah berbagai kekayaan alam. Lagu yang tak sekadar menggambarkan alam tetapi juga memberi semangat, motivasi, dan keyakinan persamaan harkat orang Papua. Tersirat pesan dan harapan, semoga kondisi Papua sebagai salah satu wilayah bagian dari NKRI akan tetap aman terkendali sejahtera
!
Categories: musik





sangat miris kekayaan alam yang melimpah itu sepertinya dihibahkan ke ameriqi, negara dikasih berapa itu, 1%? what, makelaran saja komisinya 3% kok, semoga bapak babe yang menghibahkan itu tenang di alam baka sana….
#nangis…
[Reply]
arif Reply:
June 22nd, 2012 at 11:54 am
@Suke Semarang, untuk urusan kekayaan berupa tambang atau hasil bumi, renegosiasi dan perbaikan kontrak sangat mendesak. Sayangnya setelah pergantian kepemimpinan beberapa kali, perbaikan itu belum cukup nampak hasil nyatanya #sedih…
[Reply]
Saya lihat lagu itu di Bukan Empat Mata…
Lyrik dan lagunya bagus
[Reply]
arif Reply:
June 22nd, 2012 at 12:49 pm
@marsudiyanto, klo saya beberapa kali liat di MetroTV
[Reply]
lagunya bagus nih… saya pernah lihat dinyanyikan di tv.
ini masalah keinginin yang besar dari pemerintah di jakarta.
Perlu di ingat, kita sendiri mengekploitasi mereka. kita bilang mereka indonesia, tapi giliiran mereka susah mempertahankan freefort eh yang demo cuma orang papua, mana yang jakarta, yang lain lainnya.. hehehehe
[Reply]
arif Reply:
June 22nd, 2012 at 12:52 pm
@applausr, bentuk dukungan dan kepedulian bisa dari berbagai macam aspek. Misalnya lewat film, dimana belum lama ini ada film berjudul “Di Timur Matahari” yang mengusung pesan serupa. Tapi bagi saya sendiri, minimal “bersuara” di Blog sebagai wujud kepedulian itu hehehe
[Reply]
bagus artikelnya ya…makasih udah share ya…
[Reply]
wahh pengen denger lagunya,, sayangnya tidak bisa kebuka
[Reply]
arif Reply:
June 22nd, 2012 at 3:38 pm
@anjani, terkendala koneksi? disimpan alamat URL-nya saja
[Reply]
saya sendiri melihat papua adalah sebuah bangsa yang sebenarnya kita jajah, saya sendiri cenderung menganggap mereka bukan sodara sebangsa, karena sodara sebangsa dalam pandangan saya adalah warga negara RI dari aceh samapai maluku, soal tambang emas mereka yang uangnya mengalir ke AS saya menilai itu wajar saja, sebagai mahar atas dukungan AS ketika RI bersitegang dengan belanda dalam perebutan papua ini, sekedar beropini mas
[Reply]
arif Reply:
June 22nd, 2012 at 3:41 pm
@Yos Beda, opini yang berat Mas Yos, dan cukup ekstrim menurut saya. Ayo hentikan “penjajahan” disana biar jadi sodara sebangsa
[Reply]
Sedih kalo denger cerita soal Papua dari temen yang kebetulan kerja di sana sebagai guru. Dengan kekayaan alam yang melimpah banget pendidikan yang ada gak cukup layak untuk penduduk Papua padahal uang yang beredar di sana cukup besar dan sumber daya manusianya sangat berkualitas. Semoga saja ini bukan sebuah kesengajaan untuk membuat Papua selalu tertinggal.
Salam kenal Mas Arif.
[Reply]
arif Reply:
June 23rd, 2012 at 2:48 am
@Dani, semoga, sebagai masyarakat awam hanya bisa menyayangkan mengapa sampai sekarang seolah masih “tertinggal” dengan segala kekayaan yang dimiliki.
Salam kenal kembali Mas Dani.
[Reply]
Kekayan budaya papua, juga kekayaan budaya indonesia …
[Reply]
arif Reply:
June 24th, 2012 at 7:07 am
@Noer, kekayaan yang perlu diperhatikan, dilestarikan, dan dikelola supaya tidak ada “kasus klaim” dari tetangga sebelah …
[Reply]