Antara Ada dan Tiada
September 7th, 2012
Dalam sebuah organisasi, baik organisasi yang kecil (misalnya keluarga) maupun organisasi yang besar (misalnya negara), sosok pemimpin adalah penting. Sebab pemimpin adalah motor penggerak jalannya sistem dalam sebuah organisasi. Sistem terdiri dari sekumpulan peraturan dan orang yang bersinergi menjalankan roda organisasi atau tujuan bersama. Oleh karena itu jikalau sebuah roda organisasi tidak berjalan dengan semestinya, wajar jika kemudian para anggota organisasi menginginkan peran sosok pemimpin agar bisa lebih banyak melakukan perbaikan. Sayangnya tidak semua pemimpin mau dan atau bisa melakukan perannya tersebut. Bukan karena melulu masalah internal kemampuan, tetapi barangkali karena faktor luar seperti kondisi ekonomi dan bahkan politik. Sehingga sosok pemimpin semacam itu keberadaannya menjadi kurang dirasakan apakah ada atau tiada.
Mungkin itulah pesan yang dapat saya tangkap berdasarkan intepretasi pribadi dari sebuah gambar atau poster di bawah ini, yang terpampang di ujung Jalan Mangkubumi (utara komplek Malioboro Yogyakarta). Tepatnya di dinding luar sebuah bangunan yang sedang dipugar, di seberang jalan depan pintu masuk utara Stasiun Tugu. Saya tidak tau siapa yang membuat dan memasang gambar tersebut, serta tidak tau kapan persisnya terpasang. Hanya saja beberapa waktu lalu ketika jalan-jalan, saya mengabadikan gambar tersebut menjadi foto karena kebetulan pas membawa kamera digital.

Dan posting ini juga bukan bermaksud untuk mendiskreditkan pihak tertentu. Tetapi hanya senada dengan pesan lainnya dari poster tersebut yang bernada kritikan.
Categories: gambar





bener tuh setuju .. antara ada dan tiada ha ha ha …
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 7:14 am
@yayats38, bagi saya pribadi, sosok beliau pemimpin yang digambarkan dalam poster adalah ada, tetapi pada saat-saat tertentu terkadang menjadi tiada hehehe…
[Reply]
Ada dan tiada mungkin karena peran dan dampak keputusan-keputusannya tidak terlalu terasa kali ya Mas.
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 7:25 am
@Dani, iya, terutama bagi masyarakat awam seperti saya, tetapi bukan berarti tidak ada penghargaan dan apresiasi terhadap peran / posisi / kinerja beliau saat ini
[Reply]
jadi ragu2 ya kalau antara ada dan tiada hehehe
[Reply]
pembuat poster kritik ini cerdas, ide nya bagus
[Reply]
dalam foto itu sosok siapa?
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 10:06 am
@Erwin, kurang etis mau menyebutkan nama, lagipula sudah seharusnya warga negara Indonesia tau siapa saja pemimpinnya!
[Reply]
Erwin Reply:
September 7th, 2012 at 8:19 pm
@arif, lha saya nggak tahu je… makanya tanya.
pemimpin kita, Presiden SBY aja saya belum pernah ketemu, heheheh…
serasa ada dan tiada.
[Reply]
Erwin Reply:
September 7th, 2012 at 8:21 pm
@arif, kalo harus tahu. kenalan aja nggak, milih juga enggak.
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 8:28 pm
@Erwin, sudah ada yang menyebutkan namanya kok di kolom komentar, tapi juga bukan saya hehehe
Lucu, gambarnya..masa gambarnya Pak Budiono dikasih tulisan antara ada dan tiada. kayak sebuah lagu aja, mas Arif.
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 11:26 am
@Nindya Eka Sularso, lagunya Utopia ya…
[Reply]
dia ada…hanya saja, dia selalu berada di belakang layar
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 2:01 pm
@sky, berarti dilihat dari depan layar barangkali sering tiada…
[Reply]
sudah lama ndak lihat poster kayak di atas
[Reply]
begitulah pemimpin, ada maunya doang, banyak kasus malah tiada
[Reply]
Kok tampaknya saya pernah melihat orang dalam foto itu muncul di televisi…?
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 8:32 pm
@alamendah, saya juga pernah liat kang, tidak hanya di televisi tetapi ada pula di foto sebelah kanan lambang garuda pada kantor-kantor pemerintahan / sekolah / instansi lain terkait…!
[Reply]
hehehe bener juga ya
kiprahnya budiono kaya ga pernah kedengeran gaungnya di jogja
[Reply]
arif Reply:
September 7th, 2012 at 8:37 pm
@rawins, hehehe gaungnya di pemberitaan nasional juga menurut saya terasa kurang ya
[Reply]
kayak lagu saja ya..
[Reply]
antara ada dan tiada… memang yang kali ini tidak terasa ada… jadi kalau ga ada juga ga apa apa.. jadiin simbol saja kalau gitu…
[Reply]
sepertinya gambar wajah dalam pamflet tersebut cukup familiar to mas, emmm memang di jogja sedang ada polemik ya?
[Reply]
arif Reply:
September 8th, 2012 at 6:37 am
@areximut™, mmmm, polemik politik terbaru di Jogja baru saja kelar yakni UU Keistimewaan DIY, itupun entah berkaitan dengan poster tersebut atau tidak
[Reply]
apakah keberadaan orang yang dalam foto itu antara ada dan tiada? atau mungkin sebentar lagi bakal tiada secara politis..
salam dari ranah minang
[Reply]
arif Reply:
September 8th, 2012 at 5:02 pm
@Gusti ‘ajo’ Ramli, secara politis, kemungkinan nama beliau akan tetap disebut-sebut kelak jika terkait dengan kasus bailout sebuah bank
salam dari tanah Ndolalak
[Reply]
[...] hanya poster Badut Lucu Senayan saja tetapi beragam tulisan atau poster lain, misalnya Poster Antara Ada dan Tiada. Selengkapnya bisa dilihat langsung di Blog pembuat beragam poster itu yakni [...]