Madu Asli dari Yaman

October 17th, 2012

Madu Asli dari YamanKatanya madu adalah produk yang mudah dipalsukan. Sehingga menurut saya, kebanyakan produk madu yang dijual di pasaran adalah madu aspal alias asli tapi palsu. Khasiatnya tentu berbeda antara madu asli atau madu murni dengan madu palsu. Dan dengan kondisi semacam itu maka bisa saja penilaian masyarakat secara umum terhadap khasiat madu yang sebetulnya punya begitu banyak manfaat, seolah menjadi berkurang. Madu seolah-olah hanya merupakan minuman atau cairan biasa untuk penambah daya tahan tubuh. Khasiat-khasiatnya menjadi tidak sebanyak seperti yang diungkapkan oleh banyak pakar atau ahli kesehatan dan gizi dalam berbagai majalah, koran, buku, jurnal, penelitian, dan bahkan telah disebutkan pula di dalam kitab suci Al Quran sebagai obat mujarab dari berbagai jenis penyakit.

Namun di sisi lain, dengan cukup banyaknya khasiat madu maka menjadi wajar bila kemudian permintaan pasar juga akan tinggi. Alhasil untuk memenuhi kebutuhan pasar yang tinggi itu, tak sedikit yang memanfaatkannya dengan cara memalsukan. Apalagi seperti sudah saya sebutkan di atas, katanya cukup mudah untuk “memalsukan” madu. Misalnya dicampur dengan gula dan atau air lalu diproses sedemikian rupa.

Maka kemudian, terkadang cukup sulit untuk menemukan madu asli di pasaran. Hanya sedikit yang menjual produk madu asli sebab harganya pasti di atas harga rata-rata alias cukup mahal. Salah satunya seperti yang pernah saya coba beberapa waktu yang lalu, madu asli yang merupakan Oleh-oleh dari Tanah Suci. Kata Ibu saya, madu asli dari Yaman, Timur Tengah. Beli di sebuah area pusat jual-beli Oleh-oleh di Mekah, Arab Saudi. Harga satu botol seukuran gelas besar adalah 200 Real. Kalau dirupiahkan kurang lebih senilai Rp. 500.00,- (asumsinya dengan nilai tukar 1 Real = Rp. 2.500,-).

Bentuk dan rasanya memang berbeda dari madu palsu yang umumnya pernah saya konsumsi. Madu asli lebih pekat, kental, warnanya coklat tua, dan rasa manisnya berbeda. Sedangkan umumnya madu palsu, rasa manisnya seperti gula pasir biasa dan gampang dikerubuti semut. Dan dari segi khasiat tentu seharusnya juga berbeda. Kebetulan Ibu saya membeli beberapa botol sehingga madu asli dari Yaman tersebut masih bisa saya konsumsi hingga kini, walaupun tidak rutin setiap hari. Sebab hanya dikonsumsi ketika pulang ke rumah Purworejo.

Selamat hari Rabu, mari rajin mengkonsumsi Madu :D !

Posting Yang Berkaitan :

Categories: cerita

Tags: , , , , , Leave a comment

Comments Feed17 Comments

  1. Ely Meyer

    heran ya, bgmn madu bisa dipalsu ?

    [Reply]

    arif Reply:

    @Ely Meyer, seperti sudah disinggung di atas mbak, dicampur dengan zat tertentu

    [Reply]

  2. Djangan Pakies

    Subhanalloh, segelas harganya 200 real ?.

    Saya termasuk penyuka madu, yang biasa saya minum yang saya campur dengan kurma cair. Ke badan efeknya memang sangat bagus.
    Hanya saja, saya seringkali kesulitan nyari madu yang bener-bener asli nggak pake campuran ini dan itu

    [Reply]

    arif Reply:

    @Djangan Pakies, ya, 200 Real.
    saya juga sedang mencari yang jual madu asli.

    [Reply]

  3. aqomadin

    harganya brp duit bang arif madunya? soalnya saya klo ke bangka belitung selalu bawa madu yang harganya 90rb ukuran botol kecap…. madunya ntu kental, manis, warnanya coklat agak ke hitam”an dan saya meyakini itu madu asli

    [Reply]

    arif Reply:

    @aqomadin, harganya udah disebutkan di atas mas, lebih dari 90 rb, saya juga yakin itu madu asli

    [Reply]

  4. Resep Chinese Food

    sulit membedakan antara yg palsu dan asli.
    kalo ada tulisan “Pure Honey” itu gimana ya, saya dulu sering beli dari New Zealand

    [Reply]

    arif Reply:

    @Resep Chinese Food, belum pernah nyoba tuh yang ada tulisannya seperti itu

    [Reply]

  5. Lidya

    madu saja sampai dipalsukan ya

    [Reply]

  6. Blogger Indonesia

    beberapa kali saya membaca madu itu kasiatnya banyak banget ya mas, bahkan kalau saya ngga salah ingat bisa menyembuhkan beberapa penyakit juga ya

    [Reply]

    arif Reply:

    @Blogger Indonesia, betul mas, semoga makin banyak yang mempromosikan madu sebagai obat berbagai penyakit makin banyak ya

    [Reply]

  7. bukan siapa siapa

    betul tidak mudah mencari madu asli… tapi saya memang sudah punya langganannya yang asli jadi sudah tidak kuatir lagi. Lidah saya sudah faham bener mana asli mana tidak.. hehehehe tiap hari minum madu habisnya.. Tapi belum pernah coba yang dari Yaman. mahal juga ya?

    [Reply]

    arif Reply:

    @bukan siapa siapa, memang mahal mas, tapi namanya juga permintaan oleh-oleh, jadi ya waktu itu tetap dibelikan

    [Reply]

  8. annosmile

    klo lokal mending beli langsung ke peternaknya skalian liat proses pemisahan madunya hehe

    [Reply]

  9. Dani

    Eh kirain ini tadi berpromosi jadi agen penjual madu Mas. Hihihi. Kalo iya kapan-kapan mau pesen deh. :D

    Madu emang enak sih, manis tapi beda dengan gula. :D

    [Reply]

  10. marsudiyanto

    Kebetulan di daerah saya masih ada penjual madu asli yg salah satunya dikelola oleh Pramuka.
    Saya sangat yakin keasliannya karena pembeli bisa langsung melihat prosesnya di tempat peternakan lebahnya.
    Kebetulan pula lokasinya dekat hutan

    [Reply]

  11. giewahyudi

    Bedain madu asli dan palsu gampang lho, cuma harus dirasain.

    [Reply]

Leave a comment

Anti-Spam Quiz:

Feed

http://arifnurrahman.com / Madu Asli dari Yaman